Diskon 15%

Promo Berakhir Dalam:

23JAM
:
59MNT
:
59DTK
Klaim Sekarang →
📁 Digital Marketing

Perubahan Perilaku Konsumen Mendorong UMKM Beralih ke Digital Marketing

👤 Lina Faizatus Sholihah • 📅 Agustus 31, 2026

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat Indonesia mencari informasi dan menentukan pilihan sebelum membeli produk. Konsumen kini dapat menemukan berbagai produk melalui media sosial, mesin pencari, marketplace, hingga rekomendasi dari konten digital. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan informasi dari toko atau promosi secara langsung. Perubahan tersebut membuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu menyesuaikan strategi pemasaran agar tetap mampu menjangkau konsumen yang semakin aktif di ruang digital.

Kebiasaan konsumen tersebut menunjukkan perubahan dalam proses pembelian. Sebelum membeli, konsumen biasanya mencari ulasan, membandingkan produk, mengecek harga, dan menilai reputasi bisnis melalui internet. Setelah memperoleh informasi yang sesuai, mereka dapat langsung menghubungi penjual atau melakukan transaksi melalui platform digital. Karena itu, UMKM perlu membangun kehadiran di internet agar calon pelanggan lebih mudah menemukan produk dan layanan yang mereka tawarkan.

Perubahan kebiasaan tersebut juga membuat konsumen lebih berhati-hati sebelum membeli. Mereka dapat membaca ulasan pelanggan, melihat pengalaman pengguna lain, dan membandingkan beberapa pilihan melalui internet. Karena itu, UMKM perlu menyajikan informasi yang jelas dan membangun kepercayaan melalui berbagai kanal digital agar calon pelanggan merasa lebih yakin ketika memilih produk.

Konsumen Indonesia Semakin Aktif Mencari Produk Secara Digital

Konsumen kini memanfaatkan media sosial untuk mencari dan mengenal berbagai produk. Mereka dapat melihat video pendek, foto produk, ulasan pelanggan, serta rekomendasi dari kreator sebelum menentukan pilihan. Bahkan, konsumen bisa mengenal sebuah merek untuk pertama kalinya ketika mereka menemukan konten yang menarik di beranda media sosial.

Selain media sosial, mesin pencari juga berperan dalam perjalanan konsumen. Ketika seseorang membutuhkan produk atau layanan tertentu, mereka dapat mengetikkan kata kunci yang sesuai dan melihat berbagai pilihan. Situasi ini memberikan peluang bagi UMKM untuk memperkenalkan bisnisnya kepada calon pelanggan yang sebelumnya belum mengenal merek tersebut.

Perubahan tersebut membuat UMKM tidak bisa lagi mengandalkan spanduk atau pelanggan yang datang langsung untuk memasarkan produknya. Pelaku usaha perlu membangun kehadiran digital agar konsumen lebih mudah menemukan bisnis dan produk yang mereka tawarkan. Dengan begitu, calon pelanggan dapat mencari informasi yang mereka perlukan sebelum menentukan pilihan.

Pelajari juga: Perubahan Perilaku Konsumen Indonesia di Era Digital 2026 untuk melihat lebih jauh perubahan kebiasaan konsumen Indonesia yang semakin mengandalkan kanal digital dalam mencari informasi dan produk.

Mengapa Perubahan Perilaku Konsumen Mendorong UMKM Beralih ke Digital?

Perubahan kebiasaan konsumen menciptakan pola persaingan baru bagi pelaku usaha. Bisnis yang mampu memberikan informasi secara cepat dan mudah berpeluang mendapatkan perhatian lebih besar dari calon pelanggan. Sebaliknya, bisnis yang tidak memiliki kehadiran digital dapat kehilangan kesempatan ketika konsumen mencari produk melalui internet.

Digital marketing membantu UMKM menjangkau calon konsumen melalui berbagai saluran. Pelaku usaha dapat menggunakan media sosial untuk membangun interaksi, website untuk memberikan informasi yang lebih lengkap, serta iklan digital untuk menjangkau target pasar tertentu. Dengan strategi yang tepat, setiap saluran dapat saling mendukung dalam membangun perjalanan konsumen.

Pelajari juga: UMKM Indonesia Semakin Beralih ke Digital Marketing, Apa Penyebabnya? untuk mengetahui berbagai faktor yang mendorong UMKM menyesuaikan strategi pemasaran dengan perkembangan teknologi digital.

Selain memperluas jangkauan, pemasaran digital juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengevaluasi hasil promosi. Data dari media sosial, website, maupun iklan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan strategi berikutnya. Dengan demikian, UMKM dapat mengembangkan pemasaran berdasarkan respons konsumen, bukan sekadar perkiraan.

Perubahan Konsumen Membuka Peluang Baru bagi UMKM

Perubahan perilaku konsumen sebenarnya tidak hanya menghadirkan tantangan. Kondisi ini juga membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus membuka cabang secara fisik di berbagai daerah.

Contohnya, sebuah usaha makanan lokal dapat memperkenalkan produknya melalui video pendek. Konten tersebut kemudian dapat menjangkau pengguna di luar wilayah tempat usaha tersebut berada. Jika kontennya menarik, calon konsumen dapat mencari informasi tambahan melalui akun media sosial atau website bisnis.

Pelajari juga: Mengapa Media Sosial Kini Menjadi Tempat Mencari Produk dan Berbelanja untuk mengetahui bagaimana konsumen memanfaatkan media sosial bukan hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk mencari informasi dan mempertimbangkan produk sebelum membeli.

Pola tersebut menunjukkan bahwa konten digital dapat menjadi pintu awal bagi konsumen untuk mengenal sebuah usaha. Karena itu, UMKM perlu membuat konten yang tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga memberikan informasi dan menjawab kebutuhan audiens.

1. Media Sosial Membantu UMKM Menjangkau Konsumen

Media sosial memberikan ruang bagi UMKM untuk berkomunikasi secara langsung dengan calon pelanggan. Pelaku usaha dapat menampilkan produk, membagikan informasi, menjawab pertanyaan, serta membangun hubungan dengan audiens melalui konten yang konsisten. Strategi ini dapat membantu bisnis membangun pengenalan merek sekaligus mempertahankan interaksi dengan pelanggan.

Namun, pelaku usaha perlu menetapkan tujuan sebelum membuat konten. Mereka dapat membuat konten untuk memperkenalkan produk, membagikan informasi edukatif, meningkatkan interaksi, atau mengarahkan konsumen ke halaman pembelian. Dengan tujuan yang jelas, pelaku usaha dapat mengelola aktivitas media sosial secara lebih terarah tanpa sekadar mengejar jumlah unggahan.

2. Website Memperkuat Kepercayaan Calon Pelanggan

Media sosial memang dapat menarik perhatian konsumen, tetapi website memberi ruang yang lebih luas bagi bisnis untuk menjelaskan produk dan layanan. Melalui website, UMKM dapat menampilkan profil usaha, menjelaskan layanan, menyajikan informasi produk, menulis artikel, serta mencantumkan kontak agar calon pelanggan dapat menghubungi mereka.

Website juga dapat memperkuat strategi SEO. Pelaku usaha dapat membuat artikel yang menjawab kebutuhan dan pertanyaan yang sering muncul dari konsumen. Saat konsumen mengetik kata kunci tertentu di mesin pencari, mesin pencari akan menyeleksi halaman yang paling sesuai dengan pencarian tersebut. Karena itu, UMKM dapat menggabungkan website dan media sosial untuk memperluas jangkauan serta memperkuat kehadiran bisnis di ranah digital.

3. Data Membantu UMKM Mengembangkan Strategi

Digital marketing membantu pelaku usaha memantau respons audiens terhadap kegiatan pemasaran. Pelaku usaha dapat melihat konten yang paling menarik perhatian, halaman yang paling sering mendapat kunjungan, serta kampanye yang menghasilkan respons positif. Data tersebut kemudian membantu mereka menentukan langkah pemasaran berikutnya.

Pelaku UMKM kemudian dapat menggunakan informasi tersebut untuk memperbaiki strategi. Jika sebuah jenis konten mendapatkan respons positif, bisnis dapat mengembangkan tema serupa dengan pendekatan yang berbeda. Proses evaluasi seperti ini membuat pemasaran menjadi lebih terukur.

Isee Digital Marketing dan Perannya dalam Pemasaran Digital

Perubahan perilaku konsumen turut meningkatkan kebutuhan bisnis terhadap layanan pemasaran digital. Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang tersebut ialah Isee Digital Marketing. Berdasarkan informasi pada situs resminya, Isee Digital Marketing menyediakan layanan pengelolaan media sosial dan strategi pemasaran digital. Melalui layanan tersebut, Isee membantu bisnis, UMKM, agensi, dan startup mengembangkan pemasaran serta pertumbuhan bisnis di ranah digital.

Isee Digital Marketing menyediakan berbagai layanan yang mencakup pengelolaan media sosial, konsultasi tim digital marketing, seminar, Meta Ads, Google Ads, pengelolaan marketplace, hingga pembuatan website. Layanan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pemasaran digital tidak hanya berkaitan dengan membuat konten, tetapi juga mencakup strategi, promosi berbayar, pengelolaan platform, dan pengembangan aset digital.

Kehadiran layanan digital marketing seperti Isee juga memperlihatkan bahwa pelaku UMKM dapat memperoleh pendampingan ketika menghadapi kesulitan dalam mengelola pemasaran secara mandiri. Pelaku usaha dapat menyesuaikan layanan dengan kebutuhan bisnis, terutama ketika mereka belum memiliki tim khusus yang menangani pemasaran digital.

Selain itu, kebutuhan tersebut semakin relevan ketika konsumen terus mengubah kebiasaan mereka dalam mencari informasi. UMKM perlu mengikuti perubahan tersebut agar tidak tertinggal dari kompetitor yang telah lebih dahulu membangun kehadiran digital.

Tantangan UMKM Saat Memulai Digital Marketing

Meskipun memberikan banyak peluang, UMKM tetap menghadapi sejumlah tantangan ketika mulai menggunakan digital marketing. Salah satunya adalah keterbatasan pengetahuan mengenai strategi digital. Memiliki akun media sosial saja belum cukup jika pelaku usaha belum memahami target audiens, jenis konten, cara membangun interaksi, dan cara mengevaluasi hasil.

Selain itu, persaingan di ruang digital berlangsung cukup ketat. Banyak bisnis menawarkan produk yang serupa sehingga UMKM perlu memiliki ciri khas. Pelaku usaha dapat membangun pembeda melalui kualitas produk, pelayanan, cerita di balik bisnis, tampilan visual, atau konten yang memberikan manfaat bagi konsumen.

UMKM juga perlu memahami bahwa pemasaran digital membutuhkan konsistensi. Hasil tidak selalu muncul setelah satu atau dua kali mengunggah konten. Karena itu, pelaku usaha perlu melakukan evaluasi secara berkala dan memperbaiki strategi berdasarkan perkembangan data serta respons konsumen.

Pelajari juga: Peluang Digital Marketing bagi UMKM Indonesia di Tengah Perubahan Teknologi untuk melihat berbagai peluang yang dapat UMKM manfaatkan melalui strategi pemasaran digital seiring perkembangan teknologi.

Strategi Digital Marketing untuk Mengembangkan Bisnis UMKM

Berikut beberapa strategi yang bisa membantu UMKM menyesuaikan pemasaran dengan perubahan perilaku konsumen:

Strategi DigitalTujuanContoh Penerapan
Media sosialMeningkatkan jangkauan dan interaksiMembuat video produk, edukasi, dan konten informatif
SEOMembantu bisnis ditemukan melalui mesin pencariMembuat artikel berdasarkan kata kunci yang dicari konsumen
WebsiteMenyediakan informasi bisnis secara lengkapMenampilkan produk, layanan, profil, dan kontak
Iklan digitalMenjangkau calon konsumen sesuai targetMenggunakan Meta Ads atau Google Ads
MarketplaceMempermudah konsumen melakukan transaksiMengoptimalkan katalog dan promosi toko
Analisis dataMenilai efektivitas strategiMengevaluasi performa konten dan kampanye

UMKM tidak harus menerapkan seluruh strategi tersebut sekaligus. Pelaku usaha dapat memulai dari kanal yang paling sesuai dengan target konsumennya. Setelah strategi berjalan, bisnis dapat menambahkan saluran lain secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Pelajari juga: Mengapa UMKM Harus Menggabungkan Marketplace dan Social Media Marketing untuk mengetahui bagaimana kedua kanal tersebut dapat membantu UMKM menjangkau konsumen dan mendukung kegiatan pemasaran secara digital.

Saatnya UMKM Mengikuti Perubahan Konsumen

Perubahan perilaku konsumen membuat dunia digital menjadi bagian penting dalam perjalanan pembelian. Konsumen dapat menemukan produk melalui konten, mencari informasi melalui mesin pencari, membandingkan pilihan, lalu menghubungi penjual melalui aplikasi pesan. Rangkaian tersebut memberikan peluang bagi UMKM untuk hadir sejak tahap awal ketika konsumen mulai mencari informasi.

Karena itu, UMKM perlu membangun kehadiran digital yang konsisten. Media sosial dapat menarik perhatian, website dapat memberikan informasi yang lebih lengkap, sedangkan iklan digital dapat membantu bisnis menjangkau audiens yang lebih spesifik. Dengan menggabungkan beberapa strategi tersebut, UMKM dapat membangun pemasaran yang lebih terarah.

Ingin tahu strategi digital marketing yang tepat untuk mengembangkan bisnis Anda? Kunjungi www.iseedigitalmarketing.com dan temukan berbagai layanan Isee Digital Marketing yang dapat membantu bisnis Anda memperkuat pemasaran di ranah digital.

Punya pertanyaan atau ingin berkonsultasi langsung tentang kebutuhan digital marketing bisnis Anda? Hubungi admin Isee Digital Marketing melalui WhatsApp di  wa.me/6289508029834 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai layanan yang tersedia.

Kesimpulan: Digital Marketing Menjadi Kebutuhan UMKM

Perubahan perilaku konsumen telah menggeser cara masyarakat Indonesia mencari dan memilih produk. Kini, konsumen memanfaatkan media sosial, mesin pencari, dan marketplace untuk mencari informasi sebelum menentukan pilihan. Kondisi tersebut mendorong UMKM menyesuaikan strategi pemasaran agar konsumen lebih mudah menemukan produk yang mereka tawarkan.

Digital marketing membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar sekaligus menjalin hubungan dengan konsumen. Melalui media sosial, bisnis dapat menarik perhatian calon pelanggan dan membangun interaksi. Sementara itu, website membantu bisnis menyajikan informasi secara lebih lengkap. SEO dan iklan digital juga membantu UMKM menjangkau target pasar yang sesuai.

Namun, UMKM tidak cukup hanya dengan membuat akun media sosial atau website. Pelaku usaha perlu memahami kebutuhan konsumennya, membuat konten yang relevan, menjaga konsistensi, serta mengevaluasi hasil pemasaran. Dengan langkah tersebut, strategi digital dapat berkembang sesuai dengan perubahan perilaku audiens.

Pada akhirnya, perubahan perilaku konsumen seharusnya tidak dipandang sebagai hambatan bagi UMKM. Sebaliknya, perubahan tersebut dapat menjadi peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Dengan memanfaatkan digital marketing secara tepat dan konsisten, UMKM dapat mengikuti kebiasaan konsumen sekaligus membangun bisnis yang lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Dipercaya oleh Partner Global

Google Partner
Meta Business
TikTok Shop